Polres Mojokerto Salurkan Bantuan Untuk Warga Terdampak Tanah Longsor di Dlanggu

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 25 April 2024 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.net || MOJOKERTO – Hujan deras dan angin kencang yang terjadi beberapa waktu lalu masih meninggalkan trauma yang mendalam bagi sebagian keluarga di Dusun Ketangi Desa Ngembeh Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto.

Hal itu lantaran kondisi cuaca yang mengakibatkan sebagian rumah mereka yang berada diatas tebing di bantaran sungai mengalami longsor.

Tinggi tebing 30 meter memang tiap tahun mengalami longsor dikarenakan material nya berupa pasir sehingga sangat mudah terkikis oleh Air hujan.

Sementara itu rumah warga yang terdampak tanah longsor tersebut berada tepat di pinggir Sungai.

Kondisi itu memantik empati Kapolres Mojokerto AKBP Dr. Ihram Kustarto dan juga pengurus Bhayangkari Cabang Mojokerto untuk turun langsung memberikan bantuan sosial (bansos) kepada para korban yang terdampak.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolsek Dlanggu Polres Mojokerto, Iptu M. Khoirul Umam saat mendampingi rombongan para pejabat Polres Mojokerto mengunjungi 8 rumah warga terdampak.

“Iya,kita lihat hari ini bapak Kapolres Mojokerto beserta ibu dan para pejabat lainnya sedang mengunjungi saudara – saudara kita yang rumahnya terdampak longsor,”ujar Iptu Umam,Rabu (24/3).

Menurut Iptu Umam, beberapa tahun lalu jarak 8 rumah itu cukup jauh dari bibir Sungai Raharja Tirta, yakni sekitar 10-15 meter.

Setiap musim hujan, tebing 30 meter itu tergerus aliran sungai hingga kian mendekati rumah warga.

“Puncaknya pada 5 Maret 2024, bibir sungai longsor merusak 8 rumah,”kata Iptu Umam.

Sementara itu Kapolres Mojokerto AKBP Dr. Ihram Kustarto yang didampingi Pejabat Utama juga Pengurus Bhayangkari Cabang Mojokerto langsung menuju lokasi 8 Rumah warga yang rata – rata bagian belakang rumahnya hilang akibat terbawa longsor.

Dalam dialog dengan warga terdampak, Kapolres Mojokerto menyampaikan turut prihatin atas kejadian tersebut.

Baca Juga:  Kapolres Kediri Pimpin Pembagian Takjil Gratis, Warga: Polisi Makin Dekat dengan Masyarakat

“Ini bukan kehendak kita namun kejadian ini harus menjadikan kita lebih bersabar dalam menerima takdir dari Allah,”ungkapnya di rumah warga korban longsor, Rabu (24/4).

Kapolres Mojokerto juga menyampaikan akan segera berkoordinasi dengan pemerintah setempat agar masalah ini bisa segera teratasi.

Untuk itu masyarakat diharapkan mengikuti anjuran pemerintah Desa yang telah menyiapkan Rumah Relokasi agar proses perbaikan Tanggul bisa segera dilaksanakan.

“Kami hadir bersama bhayangkari untuk bisa membantu dan semoga bisa meringankan beban saudara-saudara sekalian,”ujarnya.

Ia juga meminta warga jika terjadi hujan lebat, agar warga yang berada di bibir Sungai itu segera mengungsi.

“Kalau terjadi hujan atau cuaca ekstreme agar menyelamatkan diri ke posko yang sudah disediakan oleh BPBD ini,”pungkas Kapolres Mojokerto.

Adapun kondisi 8 rumah warga Dusun Ketangi terdampak tanah longsor sangat mengkhawatirkan adalah rumah Iswati (47) rusak bagian dapur dan kamar mandi, rumah Winarto (42) rusak pada bagian kandang kambing.

Rumah Mat Slimin (55) rusak di bagian dapur, rumah Sebo (70) rusak di bagian dapur, rumah Sumito (65) rusak bagian dapur, rumah Sutami (55) rusak di bagian dapur, rumah Kasian (70) rusak pada bagian dapur dan kamar mandi, sedangkan rumah Suwadi (70) bagian dindingnya retak-retak.

Sementara itu Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim membenarkan 8 keluarga terdiri dari 23 jiwa terdampak tanah longsor di Dusun Ketangi.

Pihaknya juga meminta semua korban mengungsi ke rumah Ramiah, Balai Dusun Ketangi atau tenda pengungsian yang sudah disediakan.

“Saat ini kami harap yang terdampak untuk pindah untuk memcegah longsor susulan. Bisa menempati rumah yang disediakan, tenda atau balai dusun. Juga kami sediakan logistik, seperti sembako,” cetusnya. (Jod)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diawali dari Kecamatan Dukun, Bupati Gresik Gelontorkan BLT DBHCHT Kepada 263 KPM dan 9.932 Bantuan Pangan
Sosialisasi Perda Nomor 7 Tahun 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Wujudkan Pelayanan Publik Inklusif
Evaluasi PKG, Wabup Gresik Dorong Hasil Pemeriksaan Jadi Basis Program Kesehatan.
Semarak HUT ke-81 RI, SMK Negeri 2 Ponorogo Launching Grup Reog Sardulo Darmo Budoyo
Bupati Yani Buka Festival Menjadi Gresik, Angkat Kembali Cerita di Balik Kuliner dan Budaya
Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Gresik, Wabup Alif Sebut Peran Pramuka Wadah Pembentukan Generasi Berkarakter dan Mandiri
Kukuhkan Anggota Paskibraka, Bupati Gresik Sampaikan Pesan Kebangsaan
Rebo Wekasan di Telaga Sumber, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Rawat Tradisi dan Perkuat Kerukunan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:32 WIB

Diawali dari Kecamatan Dukun, Bupati Gresik Gelontorkan BLT DBHCHT Kepada 263 KPM dan 9.932 Bantuan Pangan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Sosialisasi Perda Nomor 7 Tahun 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Wujudkan Pelayanan Publik Inklusif

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Evaluasi PKG, Wabup Gresik Dorong Hasil Pemeriksaan Jadi Basis Program Kesehatan.

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:31 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, SMK Negeri 2 Ponorogo Launching Grup Reog Sardulo Darmo Budoyo

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Gresik, Wabup Alif Sebut Peran Pramuka Wadah Pembentukan Generasi Berkarakter dan Mandiri

Berita Terbaru