Komplotan Perampok Gasak Harta Korban Ratusan Juta Rupiah Berhasil di Ringkus Polres Malang

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 25 April 2024 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang, RADARNEWS9.NET – Aparat Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, berhasil menangkap komplotan pelaku perampokan seorang wanita di Kecamatan Kalipare, kabupaten Malang. Sebelum tertangkap, para pelaku berhasil menggondol harta korban senilai ratusan juta rupiah.

Wakapolres Malang Kompol Imam Mustolih mengatakan, dalam kasus tersebut, pihaknya berhasil menangkap empat dari enam pelaku perampokan. Sementara dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Pelaku enam orang, empat sudah kami amankan, dua masih dalam pencarian. Sudah ada dalam daftar pencarian orang,” kata Kompol Imam Mustolih kepada awak media saat konferensi pers di Polres Malang, Kamis (25/4/2024).

Kompol Imam Mustolih menjelaskan, para pelaku yang ditangkap berinisial M (43), ES (51), KA (43), seluruhnya berasal dari Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Serta seorang pelaku berinisial S (40), warga Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, yang merupakan tetangga korban.

Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan beberapa barang bukti diantaranya uang tunai Rp 2 juta rupiah, dua ponsel milik korban, serta pakaian mobil yang digunakan saat beraksi.

Tak hanya itu, sebuah pisau sepanjang 30 centimeter yang digunakan untuk mengancam korban serta lakban yang diperuntukkan menutup mata korban juga turut disita sebagai barang bukti.

“Keempat pelaku diringkus personel gabungan Satreskrim Polres Malang dan Polsek Kalipare di rumahnya masing-masing pada Sabtu (20/4/2024) beserta barang bukti,” ungkapnya.

Dikatakan Kompol Wakapolres, perampokan tersebut terjadi pada Jumat, 5 April 2024 sekitar pukul 08.00 WIB di Dusun Krajan, Desa Tumpakrejo, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang. Korbannya adalah seorang perempuan berinisial RS (43).

Dalam aksinya, ada yang memantau lokasi rumah korban sementara sisanya segera menyergap ke dalam rumah usai diberi kode jika rumah dalam keadaan sepi. Pelaku berhasil masuk ke dalam rumah melalui pintu samping yang tidak dikunci dan langsung membungkam mulut dan menutup mata RS menggunakan lakban.

Baca Juga:  Polri Berhasil Ungkap Ribuan Kasus, Mulai dari Judi hingga TPPO

Para pelaku berhasil membawa lari sejumlah barang berharga milik korban diantaranya uang tunai Rp 55 juta rupiah, dua ponsel, satu set perhiasan emas, serta tujuh bukti pemilik kendaraan bermotor (BPKB).

“Total kerugian yang ditaksir oleh korban ini sebesar kurang lebih dari 90 juta rupiah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat, dua pelaku lain yang telah ditetapkan dalam DPO itu merupakan residivis dalam kasus yang sama. Para pelaku disebut tak segan untuk melukai korban jika melawan saat melancarkan aksinya.

“Identitas keduanya telah dikantongi dan saat ini masih dalam pengejaran,” ujar AKP Gandha.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, lanjut Kasatreskrim, pelaku sebelumnya sudah mempelajari situasi lingkungan rumah korban. RS yang kesehariannya bekerja sebagai karyawan pada koperasi simpan pinjam di Kecamatan kalipare ditengarai sering menyimpan uang tunai dalam jumlah besar di rumahnya.

Bahkan, rencana perampokan tersebut sudah hampir dilakukan komplotan pelaku sebanyak 3 kali sebelumnya. Upaya sebelumnya diurungkan karena situasi dinilai kurang mendukung dan lingkungan masih ramai.

“Rencana merampok ini sudah berkali-kali urung dilakukan karena batal dan baru berhasil pada percobaan keempat,” ungkapnya.

Dalam kasus ini, tersangka pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di rutan Mapolres Malang. Keempatnya akan dikenakan pasal 365 ayat 2 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman 12 tahun penjara.(Ryo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ayo Rekkk.. Bersih-Bersih Balai Desa, Kita Wujudkan Gresik Bersih Di Setiap Balai Desa Di Kabupaten Gresik.
Warga Punduttrate Bantah Galian C Ilegal: Penggalian untuk Perluasan Tampungan Air Bersih
Tradisi Pungli Tiap Tahun Jual Beli Kursi (SPMB) Tahun 2026 Di SMAN 1 Wringinanom Kabupaten Gresik.
Diduga Ada Unsur Pemerasan Puluhan Juta Uang Di Bungkus Plastik Hitam Di Mobil Honda CRV Putih, Kasat Narkoba Polres Lamongan Mengelak Dan Memblokir Nomer Wartawan.
Kawal Suran Agung dan Pengesahan Warga Baru PSHT, Polres Gresik Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih atas Kondusivitas Masyarakat
Iuran Bulanan Wajib Dengan Dalih Nama Rekening Paguyuban Wali Murid, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Tutup Mata.
Lapas Sidoarjo Gelar Razia Gabungan Bersama TNI, Polri, dan Kanwil Ditjenpas Jatim
Oknum Jaksa berinisial RFH yang bertugas di Kejaksaan Tinggi (Kejati jawa timur) di bidang Datun,menjadi Sorotan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:23 WIB

Ayo Rekkk.. Bersih-Bersih Balai Desa, Kita Wujudkan Gresik Bersih Di Setiap Balai Desa Di Kabupaten Gresik.

Jumat, 4 September 2026 - 16:21 WIB

Warga Punduttrate Bantah Galian C Ilegal: Penggalian untuk Perluasan Tampungan Air Bersih

Rabu, 2 September 2026 - 16:11 WIB

Tradisi Pungli Tiap Tahun Jual Beli Kursi (SPMB) Tahun 2026 Di SMAN 1 Wringinanom Kabupaten Gresik.

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:44 WIB

Diduga Ada Unsur Pemerasan Puluhan Juta Uang Di Bungkus Plastik Hitam Di Mobil Honda CRV Putih, Kasat Narkoba Polres Lamongan Mengelak Dan Memblokir Nomer Wartawan.

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:23 WIB

Kawal Suran Agung dan Pengesahan Warga Baru PSHT, Polres Gresik Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih atas Kondusivitas Masyarakat

Berita Terbaru