Kepala BNPB dan Pj Gubernur Jatim Tinjau Korban Bencana Gempa, Bupati Gresik Pastikan Penanganan Darurat Gempa Berjalan Baik

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 24 Maret 2024 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gresik, Radarnews9.Net – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mendampingi kunjungan kerja Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjend TNI Suharyanto beserta rombongan ke lokasi bencana gempa Bawean, Minggu (24/3/2024).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, mulai tadi malam kami terus mengidentifikasi. Hal ini dilakukan supaya penanganan darurat bencana gempa di Bawean teratasi dan berjalan dengan baik. Pihaknya juga meminta kepada warga untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi maupun berita hoaks terkait tsunami dan lain lain.

“Saya minta kepada warga untuk tetap tenang, jangan terpancing berita hoaks terkait tsunami atau gempa lain yang membuat warga tidak nyaman. Mudah mudahan ini segera pulih agar warga dapat melakukan aktifitas seperti semula,” tutur Bupati Yani.

Rombongan melihat langsung tempat terjadinya pasca bencana gempa berkekuatan magnitudo (M) 6.5 dengan kedalaman 10 km tersebut. Perlu diketahui dampak bencana gempa mengakibatkan 2.972 rumah rusak ringan, 1.286 rumah rusak sedang dan 820 rumah rusak berat.

Selain itu, terdapat 143 tempat ibadah rusak ringan, 10 rusak sedang dan 11 rusak berat. Selanjutnya 59 sekolah rusak ringan, 11 rusak sedang, 5 rusak berat, juga terdapat 1 pondok pesantren rusak sedang, 13 kantor rusak ringan, 1 kantor rusak berat, dan 1 rumah sakit mengalami rusak ringan.

Gempa juga mengakibatkan 7 orang mengalami luka luka. Empat diantaranya dari Kecamatan Tambak dan tiga korban luka lainnya berasal dari Kecamatan Sangkapura Bawean.

Kepala BNPB Letjend TNI Suharyanto memastikan penanganan darurat gempa Bawean atau di Kabupaten Gresik berjalan dengan baik.

“Dari tahap awal mulai dari pendataan hingga penanganan kita prioritaskan seluruh kebutuhan terpenuhi untuk korban gempa Bawean,” ungkapnya.

Baca Juga:  3,5 Tahun Mengemban Amanah, Gus Yani dan Bu Min Catatkan Angka Kemiskinan Terendah Dalam 15 Tahun Terakhir

Pihaknya mengatakan, pemerintah ikut prihatin atas bencana gempa yang terjadi di Bawean. Untuk itu pemerintah akan mengganti kerusakan yang diakibatkan gempa sesuai kriteria, baik rusak ringan, sedang maupun rusak berat.

“Untuk rumah rusak berat akan mendapatkan ganti Rp. 60 juta, rusak sedang Rp. 30 juta dan rusak ringan Rp. 15 juta. Termasuk lembaga pendidikan ataupun fasilitas umum (Fasum) lainnya seperti masjid dan musala,” terang Suharyanto.

Pihaknya juga menyampaikan kepada warga agar tidak cepat percaya oleh informasi hoaks. Terutama gempa cianjur yang diunggah melalui media sosial. Ia juga mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan tidak terlalu panik yang berlebihan.

“Berdasarkan prediksi BMKG memang sampai saat ini gempa sudah ada 229 kali dan tidak berpotensi tsunami. Intensitas atau volume gempa semakin turun dan kecil. Mudah-mudahan ini segera berakhir agar warga dapat kembali aman dan tenang,” harapnya.

Di tempat yang sama, Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono mengatakan, pemerintah juga akan segera memenuhi kebutuhan dasar korban bencana gempa Bawean.

“Insya Allah hari ini kapal pengangkut kebutuhan korban gempa, mulai makanan siap saji, selimut, popok, tenda darurat, hingga dapur umum segera tiba di Bawean,”singkatnya.

Pasca peninjauan ke lokasi bencana, kata Suharyanto, masyarakat yang terdampak secara langsung paling tidak bisa secepatnya teratasi. Kemudian setelah ini, ia juga akan melakukan rapat koordinasi di Kabupaten Gresik, untuk merumuskan langkah-langkah berikutnya.

Menyusul kejadian tersebut, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menetapkan status tanggap darurat bencana gempa bumi mulai 22 Maret hingga 11 April 2024. (Hdk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Bupati Nganjuk Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan di Lengkong, Berdialog Langsung dengan Warga Sekitar.
Antusias Masyarakat Desa Prambangan Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, Menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Disambut Gembira.
Pemerintahan Desa Datinawang Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan Salurkan Bantuan Sosial (Bansos), Disambut Gembira Oleh Masyarakat.
Iuran Bulanan Wajib Dengan Dalih Nama Rekening Paguyuban Wali Murid, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Tutup Mata.
Diduga Ada Intimidasi Jelang Pilkades, Warga Bareng Krajan Minta Pengawasan Ketat Aparat
Istri Warga Barengkrajan Mengaku Trauma Akibat Dugaan Intimidasi Jelang Pilkades
Ketua KAKI Jatim Dukung Eri Cahyadi Jadi Gubernur Jawa Timur, Inovatif dan Responsif
Pemkab Gresik Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS 2026, Warga Diminta Waspada Penipuan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:25 WIB

Wakil Bupati Nganjuk Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan di Lengkong, Berdialog Langsung dengan Warga Sekitar.

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:35 WIB

Antusias Masyarakat Desa Prambangan Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, Menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Disambut Gembira.

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:11 WIB

Pemerintahan Desa Datinawang Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan Salurkan Bantuan Sosial (Bansos), Disambut Gembira Oleh Masyarakat.

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:42 WIB

Iuran Bulanan Wajib Dengan Dalih Nama Rekening Paguyuban Wali Murid, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Tutup Mata.

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:14 WIB

Diduga Ada Intimidasi Jelang Pilkades, Warga Bareng Krajan Minta Pengawasan Ketat Aparat

Berita Terbaru